Site icon MuslimahHTM News

Kisah Abu Dujanah, sang Pemegang Pedang Rasulullah dalam Perang Uhud

[Tokoh Inspirasi] Kisah Abu Dujanah, sang Pemegang Pedang Rasulullah dalam Perang Uhud

Abu Dujanah radhiallahu ‘anhu, sahabat Nabi dari kabilah Khazraj (wafat pada 632 H). Beliau syahid dalam perang Yamamah ketika memerangi nabi palsu Musailamah al-Kadzab.

Berikut kisah Abu Dujanah dalam Perang Uhud. Beberapa saat setelah tentera Muslim bersedia pada kedudukan masing-masing untuk menghadapi pasukan kafir Quraisy dalam perang Uhud, Rasulullah tiba-tiba menghunuskan pedangnya dan menawarkan pada sahabat yang ingin menunaikan hak pedang itu dalam perang Uhud. Para tentera pun ramai-ramai menyahut seruan Rasulullah itu. Setiap mereka berharap agar dapat menggunakan pedang tersebut.

Akan tetapi, rupanya Rasulullah sudah tahu siapa gerangan yang lebih tepat untuk menyandang pedang itu. Ketika Rasulullah sedang melayangkan pedangnya ke arah pasukan muslim, salah satu sahabat, iaitu Abu Dujanah tiba-tiba maju dan bertanya kepada Rasulullah tentang hak pedang itu. Rasulullah pun menjawab pertanyaan Dujanah itu. Rasulullah menjelaskan Dujanah dapat menunaikan hak pedang itu untuk digunakan bagi menyerang musuh sampai pedang itu bengkok.

Abu Dujanah pun menyanggupi untuk menggunakan pedang Rasulullah itu dalam Perang Uhud. Kemudian Rasul menyerahkan pedang tersebut kepada Abu Dujanah. Beliau memiliki sehelai kain berwarna merah yang diikat di kepala yang selalu dikenakannya dalam pertempuran. Setelah Abu Dujanah menerima pedang dari tangan Rasulullah, Abu Dujanah terus mengeluarkan kain ikatan kepalanya yang terkenal itu dan kemudian mengikatnya kuat-kuat di kepalanya.

Tidak ada seorang pun dapat menghentikannya maju di medan pertempuran. Pada saat itu, Abu Dujanah yang membawa pedang Rasulullah berjaya menembusi jantung pertahanan musuh hingga akhirnya sampai di kawasan Hindun, isteri Abu Sofyan berada pada waktu itu. Abu Dujanah melihat Hindun yang sedang memberi semangat kepada pasukan musyrik.

Namun, Abu Dujanah tidak mahu menggunakan pedang Rasulullah untuk membunuh Hindun. Alasannya, Abu Dujanah menghormati pedang Rasulullah dan tidak mungkin digunakan untuk menyerang seorang perempuan.

Banyak pertempuran yang disertai Abu Dujanah bersama barisan kaum muslim. Namun, pada Perang Yamamah, yakni pertempuran pasukan muslim dibawah komando khalifah Abu Bakar melawan Musailamah al-Kadzab yang mengaku sebagai nabi, Abu Dujanah gugur sebagai syahid.

Sumber: https://muslimahnews.net/2022/09/28/12104/

#tokohinspirasi #sahabatnabi #AbuDujanah #PerangUhud #pedangnabi

Exit mobile version