KAMI DENGAR DAN KAMI TAAT
اِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِيْنَ اِذَا دُعُوْٓا اِلَى اللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ اَنْ يَّقُوْلُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَاۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
“Hanya ucapan orang-orang mukmin, yang apabila mereka diajak kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul memutuskan (perkara) di antara mereka, mereka berkata, “Kami mendengar, dan kami taat.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (TMQ An-Nur: 51)
Imam Ibnu Katsir mengatakan terkait ayat ini: Sesungguhnya jawapan orang-orang mukmin bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan, “Kami mendengar dan kami patuh. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan. Allah ﷻ memberitahukan (kepada kaum mukmin) tentang sifat-sifat orang munafik iaitu mereka yang menampakkan apa yang berbeza dengan yang tersimpan di dalam batin mereka.
#بالخلافة_يحصل_التغيير_الحقيقي #HakikiDeğişimHilafetle #KhilafahMembawaPerubahanHakiki #KhilafahBringsRealChange #AspirasiRajab #UrgensiPerubahanHakiki #TheNeedForRealChange

