Site icon MuslimahHTM News

Sabar Menghadapi Fitnah dan Makar

Sabar Menghadapi Fitnah dan Makar

 

Allah Swt. berfirman:

“Dan sesungguhnya rasul-rasul sebelum engkau pun telah di­dustakan, tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka.” (TMQ al-An’am [6]: 34).

 

Rasulullah saw. memerintahkan para sahabatnya untuk terus bersabar dalam menghadapi berbagai fitnah dan gangguan kaum kafir itu. Di antara cara untuk mengukuhkan kesabaran itu adalah dengan mengingati keadaan orang-orang mukmin lainnya yang mendapat cubaan lebih dahsyat.

 

Khabbab bin al-Arat ra. pernah menceritakan:

“Dulu kami mengadu kepada Nabi Saw, ketika itu beliau sedang berbaring di atas bajunya di bawah naungan Kaabah. Kami pun berkata, “Mengapa engkau tidak meminta pertolongan untuk kami? Mengapa engkau tidak berdoa untuk kebaikan kami?”

 

Beliau pun berkata, “Dulu ada seorang lelaki di antara umat sebelum kalian digalikan untuknya lubang di tanah, kemudian dia dimasukkan ke dalamnya. Kemudian dibawakan kepadanya sebuah gergaji dan diletakkan di atas kepalanya dan dibelah tubuhnya menjadi dua bahagian. Hal tersebut tidak menghalangnya dari agamanya (tidak murtad). Dan ada yang disisir dengan sisir-sisir besi di dalam dagingnya dan mengenai tulang atau ototnya. Hal tersebut tidak menghalanginya dari agamanya. Demi Allah, sungguh Dia akan menyempurnakan urusan (agama) ini sehingga orang yang berkenderaan boleh berjalan dari Shan’a hingga Hadhramaut dalam keadaan tidak takut kecuali hanya takut kepada Allâh dan seseorang tidak lagi takut ada serigala memakan kambingnya. Akan tetapi kalian sangat tergesa-gesa.” (HR. al-Bukhari).

 

Sumber: “Tafsir Al-Wa’ie Juz Amma Jilid 2” (KH. Rokhmat S. Labib)

Exit mobile version