Site icon MuslimahHTM News

Empat Faktor Pemicu Krisis Mental Dikalangan Kanak-kanak di Negara Sekular – Part 2

Empat Faktor Pemicu Krisis Mental Dikalangan Kanak-kanak di Negara Sekular

(Faktor 2) Tatanan Kehidupan yang Antroposentris

 

Faktor kedua: Di dalam sistem sekular, manusialah yang menentukan apa itu kejayaan dan berbagai tujuan yang perlu didambakan oleh setiap individu. Antroposentrisme (manusia sebagai pusat) membuat banyak expectation (jangkaan/harapan) tidak realistik yang ditentukan bagi generasi muda berdasarkan pemikiran manusia yang tidak sempurna (baik itu standard kecantikan, harta benda, populariti, kekayaan, prestasi pendidikan, atau gaya hidup) yang tidak boleh dielakkan sudah pasti menyebabkan stress, rasa cemas atau bimbang, dan depresi sekiranya seseorang tidak mampu mewujudkan atau mencapai jangkaan tersebut. Media sosial tentu saja, semakin membesar-besarkan jangkaan/harapan yang tidak realistik ini kepada generasi muda.

 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), jumlah kanak-kanak `disyaki bunuh diri dan cubaan bunuh diri melalui keracunan’ di kalangan anak-anak berusia 10-12 tahun telah meningkat lebih dari 70% antara tahun 2019-2021, dan sekitar 50% dikalangan anak-anak berusia antara 13-15 tahun.

 

Pada tahun 2020, bunuh diri adalah penyebab kematian kedua di antara kanak-kanak berusia 10-14 tahun (CDC), dan hampir 20% pelajar sekolah menengah di Amerika dilaporkan pernah berfikir serius untuk bunuh diri, manakala hampir 1 dari 10 pernah cuba bunuh diri (National Alliance on Mental Illness).

 

Di Australia, bunuh diri adalah penyebab utama kematian di antara rakyatnya yang berusia 15-24 tahun (Institute of Health and Welfare Pemerintah Australia)

 

Sementara di Scotland, dilaporkan pada tahun 2022, bunuh diri juga merupakan penyebab utama kematian di kalangan kanak-kanak dan dewasa muda, menghilangkan 1 dari 4 nyawa sepanjang tahun 2011-2020.

 

✍️ Dr. Nazreen Nawaz dalam artikelnya https://hizb-ut-tahrir.info/en/index.php/2017-01-28-14-59-33/news-comment/25041.html

Exit mobile version