Site icon MuslimahHTM News

BILA KEHANCURAN “NEGARA” BANI ISRAEL TERJADI? (BAHAGIAN 1)

BILA KEHANCURAN “NEGARA” BANI ISRAEL TERJADI? (BAHAGIAN 1)

 

@ Ustaz Hafidz Abdurrahman

 

Entiti Yahudi mulai dihantui ketakutan luar biasa, mengenai tibanya ketetapan Allah, tentang kehancuran “Negara” Bani Israel, yang dinyatakan hanya berumur 80 tahun sejak berdirinya, tahun 1946. Ertinya, usianya sudah 77 tahun, dan tinggal 3 tahun lagi. Inilah mimpi buruk yang selalu menghantui mereka. Lalu, bagaimana kita, umat Islam, menyikapi “khabar gembira” ini?

 

Pertama, ketetapan ini sudah dinyatakan di dalam al-Quran:

 

وَقَضَيْنَا إِلَىَ بَنِي إِسْرَائِيلَ فِي الْكِتَابِ لَتُفْسِدُنّ فِي الأرْضِ مَرّتَيْنِ وَلَتَعْلُنّ عُلُوّاً كَبِيراً ۝ فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ أُولاهُمَا بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَاداً لّنَا أُوْلِي بَأْسٍ شَدِيدٍ فَجَاسُواْ خِلاَلَ الدّيَارِ وَكَانَ وَعْداً مّفْعُولاً ۝ ثُمّ رَدَدْنَا لَكُمُ الْكَرّةَ عَلَيْهِمْ وَأَمْدَدْنَاكُم بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَجَعَلْنَاكُمْ أَكْثَرَ نَفِيراً ۝ إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لأنْفُسِكُمْ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ الآخرة لِيَسُوءُواْ وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُواْ الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوّلَ مَرّةٍ وَلِيُتَبّرُواْ مَا عَلَوْاْ تَتْبِيراً

 

“Kami telah tetapkan terhadap Bani Israel dalam Kitab itu, “Sesungguhnya kamu akan membuat kerosakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”

 

Ketika datang “janji penghancuran” yang pertama dari keduanya, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang memiliki kekuatan dahsyat, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan “janji” itu pasti terlaksana.

 

Kemudian Kami berikan kepadamu (Bani Istarel) giliran untuk mengalahkan mereka. Kami membantumu dengan harta kekayaan, anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar.

 

Jika kamu berbuat baik, maka kamu telah berbuat baik untuk dirimu sendiri. Jika kamu berbuat jahat, maka itu juga untuk dirimu sendiri. Ketika telah tiba “janji” yang kedua, (Kami datangkan hamba-hamba Kami) untuk menyuramkan muka kamu. Mereka masuk ke dalam masjid (al-Aqsa), sebagaimana mereka memasukinya kali pertama, dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.” (Surah al-Isra’: 4-7)

 

Al-‘Allamah Tsabit Khawaja, dalam “Hatmiyatu Zawali Daulati Bani Israel”, menjelaskan janji pertama sudah berlaku.

 

****

 

Sejarah Bani Israel dan kerajaannya sudah ada, lebih dulu sebelum turunnya al-Quran. Dimulai dari Nabi Ya’kub ‘Alaihissalam, putera Nabi Ishaq, putera Nabi Ibrahim ‘Alaihimussalam. Nabi Ya’kub inilah yang disebut “Israel”, julukan yang diberikan kepadanya, kerana kebiasaannya menjalani tikarat melakukan perjalanan di malam hari. Nabi Ya’kub mempunyai 12 putera, termasuk Nabi Yusuf ‘Alaihimassalam.

 

Bila mereka mempunyai kerajaan besar, ahli sejarah berselisih pendapat. Tetapi, yang pasti, sebagaimana yang diceritakan dalam al-Quran, iaitu pada zaman Nabi Daud dan puteranya, Nabi Sulaiman ‘Alaihimassalam. Nabi Sulaimanlah yang juga membangun tempat peribadatan di tanah yang dijanjikan, al-Quds. Di al-Quds, tepatnya Baitul Lahm (Bethlehem), Nabi ‘Isa ‘Alaihissalam dilahirkan. Pada abad 1 M, Kerajaan Romawi menyerang Palestin. Serangan kedua terjadi tahun 70 M, dan berhasil menghancurkan kerajaan mereka, sehingga mereka mengalami diaspora di seluruh dunia.

 

Sebab itu, banyak Mufassir menyebut “kehancuran pertama” merujuk pada peristiwa ini. Ada juga yang menyebut zaman Nebuchanezzar, Babylonia, dan lain-lain. Pandangan para Mufassir ini dibantah oleh al-‘Allamah Tsabit al-Khawaja. Hal demikian kerana, Allah menjelaskan, bahawa yang menghancurkan adalah, “Ibadan lana” (hamba-hamba Kami), yang mustahil disematkan kepada orang Kafir atau Musyrik. Lalu siapa?

 

Kedua, mengenai ketetapan dalam al-Kitab, para Mufassir ada dua pendapat. Ada yang mengatakan, “Di dalam kitab Taurat”. Ini pendapat at-Thabari, dan lain-lain. Ini yang juga diyakini Yahudi. Ada yang mengatakan, “Di dalam catatan Allah di Lauh al-Mahfudz”. Ini pendapat al-Qurthubi.

Exit mobile version