Site icon MuslimahHTM News

Mempersiapkan Orang-Orang Pilihan

Mempersiapkan Orang-Orang Pilihan

 

Rasulullah SAW. pernah memberi peringatan pada kaum muslim, “Sesungguhnya manusia itu seperti unta sebanyak seratus, hampir-hampir tidaklah engkau dapatkan diantara unta-unta tersebut, seekor pun yang layak untuk ditunggangi” – (Muttafaqun ‘alaih)

 

Hadis di atas mengandungi dua perkara, iaitu terkait khabar yang benar dan petunjuk syarie yang bermanfaat. Rasulullah SAW. mengkhabarkan dalam hadis tersebut bahawa kekurangan merupakan suatu sifat yang dimiliki oleh kebanyakan manusia. Tetapi hanya sedikit jumlah orang yang memiliki keutamaan. Perkara ini diibaratkan seperti unta yang berjumlah seratus ekor. Walaupun jumlahnya banyak, tetapi tidak ada yang kuat untuk membawa banyak barang serta kuat untuk ditunggangi untuk menempuh perjalanan yang jauh.

 

Seperti itu jugalah keadaan manusia. Jumlahnya banyak tetapi sangat sukar untuk mendapatkan di antara mereka orang yang mampu menanggung beratnya beban amanah. Sukar juga untuk menemukan orang yang tetap istiqamah dalam menempuh perjalanan panjang sebuah perjuangan. Bahkan sangat susah juga untuk mendapatkan mereka yang memenuhi syarat dan nilai istimewa.

 

Sama halnya seperti ketika hendak mencari orang yang mampu mengajarkan ilmu syarie, berfatwa, menjadi pemimpin negara serta menjadi pemimpin yang adil untuk sebuah negara atau kelompok gerakan dengan tugas-tugas yang sangat penting. Hampir-hampir sukar untuk menemui orang yang melakukan perkara tersebut dengan sempurna. Inilah kenyataannya.

 

Kemudian, hadis di atas juga mengandungi petunjuk syarie yang bermanfaat dari Rasulullah SAW. kepada umatnya agar berusaha bersungguh-sungguh mempersiapkan orang-orang pilihan. Mereka adalah kader-kader unggul, iaitu calon-calon ulama, tokoh masyarakat dan pemimpin yang mampu memikul tanggungjawab dan mengurus berbagai urusan umat.

 

Allah SWT berfirman, “Dan tidaklah (betul dan elok) orang-orang yang beriman keluar semuanya (pergi berperang); oleh itu, hendaklah keluar sebahagian sahaja dari tiap-tiap puak di antara mereka, supaya orang-orang (yang tinggal) itu mempelajari secara mendalam ilmu yang dituntut di dalam agama, dan supaya mereka dapat mengajar kaumnya (yang keluar berjuang) apabila orang-orang itu kembali kepada mereka; mudah-mudahan mereka dapat berjaga-jaga (dari melakukan larangan Allah).” [TMQ At-Taubah (9): 122]

 

Allah SWT telah memerintahkan jihad. Dia juga memerintahkan agar ada sekelompok orang dari setiap golongan untuk memperdalami ilmu agama Islam, lalu memberi peringatan kepada kaumnya. Mereka itu saling tolong-menolong antara satu sama lain serta bahu membahu dalam kebaikan serta ketakwaan.

 

Urusan agama dan dunia, serta yang berkaitan dengan umat adalah perkara yang perlu terurus dengan baik dan betul. Semua perkara itu tidak dapat terwujud kecuali jika urusan tersebut dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kredibiliti. Allah SWT menyuruh kita untuk berusaha mempersiapkan orang-orang yang bakal memenuhi kriteria tersebut.

 

Memilih Orang Terbaik

 

Menjadi perkara yang wajib bagi kita untuk memilih orang-orang terbaik. Mereka adalah orang yang paling memenuhi syarat untuk memegang sesuatu jawatan, pekerjaan, tugas, urusan-urusan dan amanah dalam mengurus umat ini. Jika orang terbaik itu tidak ada, carilah orang yang mendekati ciri-ciri itu dan bersabarlah. Bertakwalah kepada Allah SWT sesuai kemampuan kita. Allah SWT berfirman, “Oleh itu bertakwalah kamu kepada Allah sedaya supaya kamu” [TMQ At-Taghaabun (64): 16]

 

Kita perlu memilih orang yang paling sedikit kekurangannya. Akan berat bagi kita jika kita memilih orang yang “seadanya”. Akan tetapi, bersabarlah, kerana Allah akan menolong orang-orang yang bersabar, “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” [TMQ Al-Anfal (8): 46]

 

Ada beberapa perkara yang perlu kita tempuh untuk menjadi yang terbaik, bukan hanya di mata manusia, tetapi juga di hadapan Allah SWT.

 

 

Firman Allah SWT, “Allah meninggikan darjat orang-orang yang beriman di antara kamu, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan agama (dari kalangan kamu) – beberapa darjat” [TMQ Al-Mujaadalah (58): 11]

 

Jika seseorang menguasai ilmu syarie, dia akan mengetahui hal-hal yang dicintai dan dibenci oleh Allah. Dia juga akan mengetahui perkara yang dapat mendekatkannya kepada Allah serta menambah keimanannya.

 

 

 

 

Semoga kita dapat menjadi orang-orang pilihan yang memiliki kredibiliti serta terus istiqamah dalam kebaikan. Teruslah turut serta dalam perjuangan Islam. Teruskan berusaha untuk “mencetak” kader-kader unggul yang diperlukan oleh agama dan umat Islam. Wallahualam.

 

Sumber : https://muslimahnews.net/2024/05/12/29448/

Exit mobile version