Toksik Barbie
Racun Kedua Filem BARBIE : FIGURA IKUTAN
#BarbieToxic
Giovanna Riccio dalam buku puisinya, “Plastic’s Republic” memberikan analisis tentang pengaruh Barbie terhadap kecantikan wanita dan menjelaskan bagaimana hal itu mempengaruhi populariti pembedahan plastik. Dia menyebutnya sebagai fenomena ‘Barbie manusia’, yakni ketika manusia yang terobsesi dengan plastik, melakukan pembedahan kosmetik secara fizikal dan digital (melalui filter dan pengeditan) untuk mewujudkan ‘dollifikasi’ (pen. berpenampilan seperti boneka hidup).
Cindy Jackson adalah contohnya. Dia memegang Guinness Book of World Records kerana menjalani pembedahan kosmetik paling banyak berturut-turut selama lebih dari satu dekad. Pada usia enam tahun, Cindy terobsesi untuk berpenampilan seperti Barbie. Dia melakukan lebih dari tiga puluh satu pembedahan, dalam empat belas tahun, dan menghabiskan ribuan dolar untuk menjadi “Barbie manusia”.
Dalia Naeem adalah contoh lain dari orang yang menjalani 43 prosedur kosmetik agar terlihat seperti Barbie.
Kejadian-kejadian ini tidak terjadi dalam lingkungan yang kecil dan tidak boleh diabaikan begitu saja. Para ahli bedah kosmetik di AS mengungkapkan keprihatinan yang tulus mengenai munculnya gelombang standard kecantikan baru yang tidak realistik, yang didorong oleh kejayaan filem Barbie.
✍🏼 Sumber: Terjemahan artikel Dr. Abdul Baseer (Pakistan) berjudul “Budaya Barbie: Pemerkasaan atau Perhambaan Pemikiran Anak Muda?”