Jangan Tunda Amal Kebaikan
Ketika menjalani hidup sehari-hari, terkadang muncul dalam benak kita lintasan untuk berbuat kebaikan. Misalnya, saat kita melihat berita tentang musibah bencana alam, seketika muncul keinginan untuk turut menyumbang. Atau ketika sedang dalam waktu luang atau istirahat, tiba-tiba terlintas idea untuk membaca Al-Quran.
Jika lintasan-lintasan kebaikan seperti itu muncul, prinsip yang harus kita pegang adalah: lakukan segera. Sebaiknya kita tidak menunggu “nanti” atau momen yang lebih tepat, tetapi terus lakukannya saat itu juga. Hal ini kerana dalam setiap usaha untuk beramal soleh, syaitan akan sentiasa berusaha untuk mencegah kita daripada melakukan amal soleh.
Perlu kita sedar bahawa, cara syaitan mencegah manusia beramal biasanya bukan dengan cara larangan frontal. Kebiasaannya syaitan menggunakan cara yang lebih halus namun efektif: membisikkan idea untuk menunda.
Syaitan akan berkata, “Buat sekejap lagi,” “Tunggu sekejap lagi,” atau “Selesaikan dulu urusan ini, baru lakukan itu.” Bisikan ini terdengar masuk akal. Namun, akibatnya seringkali fatal. Ketika kita menuruti bisikan untuk menunda, momentum untuk berbuat baik itu akan hilang. Kita kemudian terlanjur disibukkan kembali oleh rutin atau urusan lainnya. Pada akhirnya, kebaikan yang tadi sudah terbersit di hati hanya menjadi angan-angan yang tidak pernah kita lakukan. Saat itulah syaitan merayakan kemenangannya kerana berjaya menggagalkan amal soleh kita.
Memahami jebakan halus ini, ulama besar Imam Sufyan ats-Tsauri memberikan nasihat kepada Ibnu Al-Hasan:
إذا هممت بصدقة أو ببر أو بعمل صالح فعجل مضيه من ساعته من قبل أن يحول بينك وبينه الشيطان
“Apabila terlintas niat untuk bersedekah, berbuat kebaikan, atau amal soleh, segerakanlah saat itu juga sebelum syaitan menghalangimu untuk melakukannya.”
Nasihat ini mengajarkan kita untuk memendekkan jarak antara niat dan tindakan. Jika ingin bersedekah, transfer sekarang. Jika ingin mengaji, buka mushaf sekarang. Jangan beri kesempatan syaitan untuk masuk di antara niat dan amal kita melalui pintu “nanti”. Segerakanlah kebaikan sebelum kesempatan itu hilang diambil syaitan.
Sumber: “Hilyatul Auliya” Juz 7 hal. 61-62 – Imam Abu Nu’aim al-Ashbahani
#nafsiyah #AmalSoleh #BeramalSoleh Jangan Tunda Amal Kebaikan