Allah Maha Mendengar Doa
Allah ﷻ berfirman (yang bermaksud):
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka mendapat petunjuk.” (TMQ. al-Baqarah [2]: 186).
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan bahawa seorang Badwi bertanya kepada Rasulullah ﷺ:
“Adakah Tuhan kita itu dekat sehingga kami dapat berbisik kepada-Nya, ataukah jauh sehingga kami harus menyeru-Nya?” Maka Nabi ﷺ diam, lalu Allah ﷻ menurunkan ayat yang mulia: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat,” hingga akhir ayat. (Ad-Durr al-Mantsûr: 2/469, Tafsîr ath-Thabarî: 2/158)
Dalam ayat di atas, Allah ﷻ mengkhabarkan kepada kita bahawa Dia Maha Dekat, mengabulkan doa orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Nya. Allah ﷻ mendengar doa hamba-Nya dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi daripada-Nya. Dia ﷻ mengabulkan doa seorang hamba dan tidak membiarkannya dalam keadaan kecewa. Allah ﷻ Maha Dekat dengan hamba-hamba-Nya, Maha Mendengar lagi Maha melihat, sebagaimana firman-Nya ﷻ kepada Musa dan Harun ‘alaihimas salâm:
“Sesungguhnya, Aku bersama kamu berdua, Aku Maha Mendengar dan Maha melihat.” (TMQ. Taha [20]: 46).
Atau sebagaimana sabda Nabi ﷺ:
“Allah Taâlâ berfirman: ‘Aku bersama hamba-Ku selama dia mengingati-Ku dan kedua bibirnya bergerak menyebut-Ku.’” (HR. Ibn Majah: 3782, Ahmad: 2/540)p
Kemudian Allah ﷻ memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya agar mereka memenuhi perintah Allah ﷻ dan beriman kepada-Nya, sehingga mereka mentaati-Nya dan berpegang teguh dengan syariat-Nya serta tidak berdoa kepada-Nya dalam keadaan mereka bermaksiat kepada-Nya. Maka dengan mereka memenuhi perintah Allah ﷻ, hal itu akan mendekatkan mereka kepada Allah ﷻ.
Dengan demikian, mereka akan mendapat petunjuk untuk mengambil sebab-sebab yang menjadikan doa mereka diperkenankan:
“Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka mendapat petunjuk.” (TMQ. al-Baqarah [2]: 186).
Sumber: “At-Taisir fi Ushul at-Tafsir” – Syeikh ‘Atha’ bin Khalil
#AllahMahaMendengar #Doa