Toksik Barbie
Racun Keenam Filem BARBIE
Konsumerisme
Menurut perusahaan yang memproduksinya, lebih dari 100 Barbie terjual setiap minit, dan total lebih dari satu bilion patung Barbie telah terjual. Tidak menghairankan jika 92% anak perempuan Amerika berusia 3 hingga 12 tahun memiliki rata-rata 12 Barbie.
Prevalensi budaya Barbie secara aktif menyumbang terhadap merajalelanya konsumerisme dan materialisme yang memenuhi masyarakat moden. Berbagai macam patung mainan, pakaian, aksesori, kasut tumit tinggi, kosmetik, dan hiburan (musik, filem, dan permainan) yang dipasarkan dengan bertopengkan atau berdalihkan budaya ini sering kali menumbuhkan ketetapan untuk memperoleh harta benda dan menjadikannya sebagai standard ukuran nilai diri dan status peribadi.
Penjenamaan Barbie dan semua aksesorinya secara tersurat mengkomunikasikan perlunya memiliki segalanya−pakaian, rumah, kenderaan−agar menjadi hebat. Trend ini tidak hanya memberikan penekanan berlebihan pada penampilan fizikal semata, melainkan turut memicu keinginan yang tak ada habisnya untuk terus membeli-belah pelbagai benda.
✍🏼 Sumber: Terjemahan artikel Dr. Abdul Baseer (Pakistan) berjudul “Budaya Barbie: Pemerkasaan atau Perhambaan Pemikiran Anak Muda?”