Orang-Orang yang Bertawakal Adalah Golongan yang Dicintai Allah Seperti yang Disebutkan dalam Al-Quran
Oleh: Dr. Nasrul Syarif, M.Si
Orang-orang yang bertawakal adalah golongan yang dicintai oleh Allah, dan hal ini disebutkan dalam Al-Quran. Salah satu ayat yang menyebutkan hal ini adalah:
Al-Quran Surah Ali-Imran Ayat 159
فَبِمَا رَحۡمَةٖ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمۡۖ وَلَوۡ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلۡقَلۡبِ لَٱنفَضُّواْ مِنۡ حَوۡلِكَۖ فَٱعۡفُ عَنۡهُمۡ وَٱسۡتَغۡفِرۡ لَهُمۡ وَشَاوِرۡهُمۡ فِي ٱلۡأَمۡرِۖ فَإِذَا عَزَمۡتَ فَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلۡمُتَوَكِّلِينَ
” Maka dengan sebab rahmat (yang melimpah-limpah) dari Allah (kepadamu wahai Muhammad), engkau telah bersikap lemah-lembut kepada mereka (sahabat-sahabat dan pengikutmu), dan kalaulah engkau bersikap kasar lagi keras hati, tentulah mereka lari dari kelilingmu. Oleh itu maafkanlah mereka (mengenai kesalahan yang mereka lakukan terhadapmu), dan pohonkanlah ampun bagi mereka, dan juga bermesyuaratlah dengan mereka dalam urusan (peperangan dan hal-hal keduniaan) itu. kemudian apabila engkau telah berazam (sesudah bermesyuarat, untuk membuat sesuatu) maka bertawakalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Mengasihi orang-orang yang bertawakal kepadaNya.” (TMQ Ali Imran: 159)
Ayat ini menekankan pentingnya tawakal, iaitu berserah diri sepenuhnya kepada Allah setelah berusaha sekuat tenaga dan membuat keputusan yang bijaksana. Dengan tawakal, seseorang menunjukkan kepercayaannya kepada kekuasaan dan kehendak Allah, yang merupakan salah satu bentuk penghambaan yang sangat dihargai dalam Islam.
Al-Quran Surah Al-Anfal Ayat 2
” Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu (yang sempurna imannya) ialah mereka yang apabila disebut nama Allah (dan sifat-sifatNya) gementarlah hati mereka; dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatNya, menjadikan mereka bertambah iman, dan kepada Tuhan mereka jualah mereka berserah.” (TMQ Al-Anfal: 2)
Ayat ini menjelaskan karakteristik orang-orang beriman, salah satunya adalah tawakal. Mereka yang bertawakal adalah orang-orang yang bergantung kepada Allah dalam setiap urusan mereka dan meyakini bahawa Allah-lah yang mengatur segala sesuatu.
Dengan memahami dan mengamalkan tawakal, seorang Muslim dapat menjalani hidup dengan ketenangan dan keyakinan bahawa segala sesuatu yang terjadi adalah atas izin dan kehendak Allah. Tawakal juga mengajarkan seseorang untuk tidak berputus asa dan terus berusaha dalam hidup, seraya mempercayakan hasil akhirnya kepada Allah.
Bagaimana ciri-ciri orang yang bertawakal kepada Allah SWT dalam penjelasan Al-Quran?
Orang yang bertawakal kepada Allah SWT memiliki beberapa ciri-ciri yang dijelaskan dalam Al-Quran. Berikut adalah beberapa ciri-ciri tersebut:
- Keyakinan Penuh kepada Allah
Orang yang bertawakal memiliki keyakinan penuh bahawa Allah adalah satu-satunya penolong dan pelindung dalam segala situasi. Mereka percaya bahawa segala urusan mereka berada dalam kendali Allah.
- Menyerahkan Segala Urusan kepada Allah
Setelah berusaha sekuat tenaga, mereka menyerahkan hasilnya kepada Allah, seperti yang dijelaskan dalam surah Ali Imran ayat 159:
“…Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.” (TMQ Ali Imran: 159)
- Tidak Takut Selain kepada Allah
Orang yang bertawakal hanya takut kepada Allah dan tidak takut kepada makhluk atau kekuatan lain. Mereka yakin bahawa hanya Allah yang memiliki kekuasaan mutlak.
- Mengutamakan Akhirat di atas Dunia
Mereka lebih mengutamakan urusan akhirat daripada urusan dunia. Tawakal membuat mereka fokus pada kehidupan yang abadi di akhirat, tanpa mengabaikan tanggung jawab di dunia.
- Ketenangan Hati
Orang yang bertawakal merasa tenang dan damai kerana mereka tahu bahawa Allah mengatur segala sesuatu dengan sempurna. Mereka tidak mudah panik atau cemas terhadap apapun yang terjadi.
- Keteguhan dalam Iman
Mereka memiliki keteguhan iman dan keyakinan yang kuat. Hal ini dinyatakan dalam surah Al-Anfal ayat 2:
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.” (TMQ Al-Anfal: 2)
- Mengikuti Petunjuk Allah dan Rasul-Nya
Mereka selalu berusaha mengikuti petunjuk Allah dan Rasul-Nya dalam setiap aspek kehidupan mereka. Mereka yakin bahawa mengikuti ajaran Islam adalah jalan terbaik dalam segala hal.
- Sabar dan Ikhlas
Tawakal mengajarkan mereka untuk sabar dan ikhlas dalam menerima takdir Allah, baik itu berupa ujian atau nikmat. Mereka selalu bersyukur dalam keadaan apapun.
- Berusaha dengan Maksima
Meskipun mereka menyerahkan hasilnya kepada Allah, mereka tetap berusaha sebaik mungkin dalam setiap pekerjaan. Mereka tidak pasif, tetapi aktif dalam menjalani kehidupan dengan penuh semangat dan dedikasi.
- Tidak Bergantung pada Makhluk
Orang yang bertawakal tidak menggantungkan harapannya pada manusia atau makhluk lain, tetapi hanya kepada Allah. Mereka yakin bahawa segala sesuatu yang mereka perlukan akan diberikan oleh Allah sesuai dengan kehendak-Nya.
Dengan memahami dan mengamalkan ciri-ciri ini, seorang Muslim dapat menjalani hidup dengan keyakinan yang kukuh bahawa Allah adalah penolong dan pelindung yang terbaik.
Allah SWT Maha Suci telah menjadikan Tawakal kepada-Nya adalah tanda keimanan dan ciri keislaman.
Benar sekali, tawakal kepada Allah SWT adalah tanda keimanan dan ciri keislaman. Allah SWT Maha Suci telah menetapkan bahawa tawakal adalah salah satu karakteristik penting dari seorang mukmin yang sejati. Berikut adalah beberapa ayat dalam Al-Quran yang menjelaskan pentingnya tawakal sebagai tanda keimanan dan ciri keislaman:
- Surah Al-Imran Ayat 159
“Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.” (TMQ Ali Imran: 159)
Ayat ini menunjukkan bahawa Allah mencintai orang-orang yang bertawakal, mengaitkan tawakal dengan kasih sayang dan keredhaan-Nya.
- Surah Al-Anfal Ayat 2
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gementar hatinya, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.” (TMQ Al-Anfal: 2)
Ayat ini menjelaskan bahawa salah satu ciri orang beriman adalah tawakal kepada Allah, menunjukkan hubungan erat antara iman dan tawakal.
- Surah At-Tawbah Ayat 51
Katakanlah (wahai Muhammad): “Tidak sekali-kali akan menimpa kami sesuatu pun melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dia lah Pelindung yang menyelamatkan kami, dan (dengan kepercayaan itu) maka kepada Allah jualah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal.” (TMQ At-Taubah: 51)
Ayat ini mengajarkan bahawa orang beriman mestilah bertawakal hanya kepada Allah, menunjukkan tawakal sebagai sikap yang sepatutnya dimiliki oleh setiap mukmin.
- Surah Ibrahim Ayat 11
“Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka: “Kami ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu juga, tetapi Allah melimpahkan kurniaNya kepada sesiapa yang dikehendakiNya dari hamba-hambaNya; dan kami tiadalah berkuasa membawa kepada kamu sebarang bukti (mukjizat) melainkan dengan izin Allah. Dan dengan yang demikian maka kepada Allah jualah hendaknya orang-orang yang beriman berserah diri.” (TMQ Ibrahim: 11)
Ayat ini menunjukkan bahawa para rasul juga menekankan pentingnya tawakal kepada Allah sebagai tanda keimanan.
- Surah Al-Mulk Ayat 29
“Katakanlah: ‘Dialah Tuhan Yang Maha Pemurah, kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya kami bertawakal; kelak kamu akan mengetahui siapa yang berada dalam kesesatan yang nyata.'” (TMQ Al-Mulk: 29)
Ayat ini mengaitkan tawakal dengan keimanan kepada Allah, menegaskan bahawa keimanan dan tawakal adalah dua hal yang tidak terpisahkan.
- Surah Al-Furqan Ayat 58
“Dan bertawakallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya,” (TMQ Al-Furqan: 58)
Ayat ini memerintahkan orang beriman untuk bertawakal kepada Allah, yang menunjukkan bahawa tawakal adalah sikap yang mesti dimiliki oleh setiap Muslim sebagai bahagian dari keimanannya.
Kesimpulan
Tawakal kepada Allah SWT adalah sikap yang sangat penting dalam Islam dan merupakan tanda keimanan yang sejati. Dengan tawakal, seorang Muslim menunjukkan keyakinan dan kepercayaannya kepada Allah sebagai satu-satunya penolong dan pelindung.
Tawakal juga mencerminkan ketundukan dan ketaatan kepada Allah, serta keyakinan bahawa segala sesuatu berada di bawah kawalan-Nya. Sebagai tanda keimanan dan ciri keIslaman, tawakal memperkuat hubungan seorang hamba dengan Tuhannya dan membimbingnya dalam menjalani kehidupan dengan penuh keyakinan dan ketenangan.
Sumber: Tintasiyasi / Dr. Nasrul Syarif, M.Si., penulis Buku Gizi Spiritual dan Pensyarah Psikologi Pendidikan Pascasarjana UIT Lirboyo