Wajibnya Amar Ma’ruf Nahi Munkar
Sesungguhnya di dalam Islam ada penjelasan mengenai seluruh kebaikan (al-ma’rûf) dan penjelasan mengenai seluruh kemungkaran (al-munkâr). Wajib bagi seorang Muslim untuk melaksanakan setiap kebaikan yang menjadi tanggungjawabnya dan menjauhi setiap kemungkaran.
Sebelum membahas topik amar ma’ruf nahi mungkar ini, sangat penting untuk memahami realiti yang ingin diwujudkan oleh syariat. Syariat menghendaki tegaknya sebuah masyarakat Islam yang tidak ada satu pun pemikiran di dalamnya yang keluar dari konsepsi syariat, dan tidak ada satu pun perbuatan yang keluar dari apa yang telah ditetapkan oleh syariat. Setiap kemungkaran yang diingkari oleh syariat wajib dicegah dan ditindak. Maksudnya, wajib mewujudkan segala apa yang telah Allah Azza wa Jalla perintahkan, baik berupa akidah mahupun hukum-hukum, serta mengambil tindakan terhadap setiap kemungkaran yang telah terjadi atau yang mungkin terjadi.
Allah Azza wa Jalla telah menuntut umat Islam untuk memikul tugas ini, menjadikannya sebagai tugas yang agung lagi mulia, serta memberikan pahala yang melimpah atasnya. Imam al-Ghazali rahimahullah mengatakan di dalam kitabnya Ihyâ’ ‘Ulûmiddîn:
“Amma ba’du: Sesungguhnya amar ma’ruf nahi mungkar adalah paksi terbesar dalam agama. Ia merupakan tugas penting yang disebabkannya Allah Azza wa Jalla mengutus para nabi seluruhnya. Andaikan hamparannya digulung serta ilmu dan amalnya diabaikan, nescaya risalah kenabian akan terabaikan, agama akan pudar, kekosongan daripada syariat akan merata, kesesatan akan menyebar, kebodohan akan merajalela, kerosakan akan menjadi-jadi, keretakan akan semakin melebar, negeri-negeri akan hancur, dan para hamba akan binasa.”
Sumber: “Ad-Da’wah ila al-Islam” (Ahmad al-Mahmud)
#AmarMakruf #NahiMungkar #Dakwah #KewajipanMuslim