[Nafsiyah] Menyembunyikan Amal Sedekah
Penulis: Ustaz Arief B. Iskandar
Dianjurkan kepada setiap muslim yang bersedekah agar berusaha sebaik mungkin untuk merahsiakan sedekahnya dari pengetahuan manusia. Sesungguhnya hal itu lebih dekat kepada keikhlasan, serta lebih menjaga harga diri dan kehormatan orang yang menerima sedekahnya.
Allah Swt. berfirman, “Jika kalian menampakkan sedekah (kalian), itu baik sekali. Jika kalian menyembunyikan (sedekah kalian) dan kalian memberikannya kepada orang-orang fakir, menyembunyikan itu lebih baik bagi kalian. Allah akan menghapuskan dari diri kalian sebahagian kesalahan-kesalahan kalian. Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (TMQ Al-Baqarah [2]: 271).
Rasulullah saw. juga telah menjelaskan bahawa orang yang merahsiakan sedekahnya, termasuk orang-orang yang dinaungi oleh Allah Swt. pada hari ketika tidak ada naungan, kecuali naungan-Nya. Beliau bersabda, “Ada tujuh orang yang Allah naungi pada hari ketika tidak ada naungan, kecuali naungan-Nya, (di antaranya) seseorang yang bersedekah, lalu dia menyembunyikan sedekahnya sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR Malik Abu Dawud).
Namun demikian, jika terdapat kepentingan dan maslahat yang kuat untuk menampakkan sedekah, yang lebih baik adalah menampakkannya. Contohnya, seorang tokoh masyarakat bersedekah kepada orang yang memerlukan di hadapan khalayak agar mereka mengikuti dirinya untuk bersedekah. Dengan demikian, dia mencontohkan kepada mereka perbuatan baik. Tentu saja dia melakukan perbuatan itu dengan tetap menjaga diri dari riak dan sum’ah, yakni tetap menjaga keihlasan kepada Allah Taala.
Wa mâ tawfîqî illâ billâh wa ’alayhi tawakkaltu wa ilayhi unîb.
#ramadhan #perbanyaksedekah #rahsiakansedekah #refleksiramadhan #muhasabahramadhan