[Fokus] Setahun Telah Berlalu, Pelajaran dan Pesan Moral dari Taufan Al-Aqsa
Setahun telah berlalu, penduduk Gaza tetap terus tabah dan sabar. Setahun sudah, kaum Yahudi masih mengamuk dan mereka terus melakukan kejahatan terhadap wanita dan anak-anak yang tidak berdosa, bahkan terhadap pohon dan batu. Setahun sudah, para penguasa muslim yang berkhianat itu tersesat dalam kesesatan mereka. Setahun sudah, pasukan muslim meringkuk di berek-berek mereka, tidak terganggu oleh teriakan anak-anak, dan tidak tergerak oleh teriakan wanita muslim yang meminta tolong, menyeru kesatriaan al-Mu’tasim!
Seluruh dunia telah menyaksikan selama setahun ini, sejak berlangsungnya Operasi Taufan Al-Aqsa hingga ke hari ini, kebenaran tentang kaum Yahudi dan karakteristiknya yang Allah Swt. telah menceritakan kepada kita dalam Kitab-Nya yang mulia. Mereka adalah kaum yang suka memfitnah. Mereka mengingkari para nabi, bahkan membunuh mereka dan setiap orang yang mengatakan kebenaran. Mereka adalah para pelanggar perjanjian, makhluk Allah yang paling pengecut dan paling bernafsu hidup.
Dunia melihat semua karakteristik ini, terutama kebaculan dan ketakutan mereka. Setelah mereka gagal mencapai tujuan yang mereka nyatakan ketika berangkat ke Gaza, dengan sangkaan itu adalah perjalanan sehari, mereka dikejutkan oleh para pahlawan yang menentang mereka secara langsung dan dari jarak dekat, dan membunuh mereka tanpa rasa takut dan dengan keberanian yang tidak tertandingi.
Para pengecut ini tidak ada pilihan selain melampiaskan amarah mereka pada wanita, anak-anak, dan orang tua yang lemah dan tidak bersalah. Mereka juga menghancurkan negara dengan mengebom hospital dan bangunan-bangunan lainnya. Akhirnya, setelah putus asa untuk membuat para pahlawan Gaza menyerah kalah, entiti Yahudi itu pergi mencari kemenangan jauh dari Gaza, ke Lubnan, mengambil keuntungan dari jaminan bapa kekufuran, Amerika, melalui pengendalian rejim sesuai irama politik Amerika. Dengan demikian, mereka mulai mengancam, berjanji, dan melaksanakan, tanpa ada yang menghalangi, dan mulai berbicara seperti kucing, membanggakan kekuatan singa!
—
Wahai umat Islam dan wahai orang-orang yang memiliki kekuatan dan kekuasaan di dalamnya, apakah mungkin sekelompok orang seperti ini mempermainkan perasaan hampir dua bilion umat Islam dan tidak mendapatkan jawapan yang akan membuat mereka melupakan bisikan syaitan?!
Wahai pasukan muslim, sejak hari pertama keganasan Yahudi terhadap Gaza, parti politik Islam antarabangsa seperti Hizbut Tahrir seluruh dunia telah menyeru kalian dan menjelaskan kepada kalian akan kewajipan terhadap agama kalian. Jika kalian menanggapinya, darah 41,000 muslim Gaza tidak akan tertumpah.
Bukankah kalian keturunan nenek moyang itu?! Ketika seorang Yahudi dari Bani Qainuqa’ menyingkap aurat seorang wanita muslim, dia berteriak. Kemudian seorang muslim datang, yang bukan seorang jeneral dalam pasukan atau panglima tentera, tetapi dibesarkan dengan kesatria dan membunuh Yahudi tersebut. Kemudian orang-orang Yahudi dari Bani Qainuqa’ berkumpul lalu membunuh muslim itu.
Ketika berita itu sampai kepada Rasulullah saw. yang merupakan pemimpin kaum muslim saat itu, baginda segera mengumpulkan kaum muslim dan menyiapkan pasukan. Beliau segera bergerak ke benteng-benteng Bani Qainuqa’ dan mengepung mereka. Baginda bersikap keras menyelesaikan pengepungan sehingga orang-orang Yahudi mematuhi perintahnya. Rasulullah saw. menggerakkan pasukan demi seorang wanita yang auratnya tersingkap dan seorang lelaki yang terbunuh secara tidak adil.
—
Hari ini, ribuan muslim terbunuh, dan aurat ribuan wanita muslim tersingkap di seluruh belahan dunia di tangan orang-orang Yahudi dan sekutu-sekutunya, dan tidak ada rasa kesatria yang menggerakkan kalian, wahai pasukan muslim, sampai sekarang kalian tidak bergerak!
Wahai pasukan muslim, wahai keturunan Khalid, Abu Ubaidah, dan Al-Qaqa’. Sudah waktunya bagi kalian untuk sedar, memohon ampun kepada Tuhan kalian, dan menebus dosa kerana mengambil sikap berdiam diri, sehingga kalian dapat berangkat untuk menghancurkan persinggahan busuk ini dengan memberikan dukungan kepada parti politik Islam ini; pelopor yang tidak berbohong kepada rakyatnya, untuk kembalikan kehidupan Islam dengan mendirikan Khilafah Rasyidah berdasarkan metode kenabian, dan menyatakan jihad terhadap setiap orang yang berani menyerang kaum muslim, kerana kalian layak untuk itu serta memiliki peralatan dan pasukan yang banyak, selain yang paling utama, kalian mempunyai akidah yang tidak takut pada kesulitan apa pun.
Sumber: https://muslimahnews.net/2024/10/14/32581/