Penulis: K.H. Hafidz Abdurrahman
(طَاعَةٌ وَقَوْلٌ مَعْرُوْفٌ، فَإِذَا عَزَمَ الأَمْرُ فَلَوْ صَدَقُوْا اللهَ لَكاَنَ خَيْرًا لَهُمْ)
“Ketaatan dan bertutur kata yang baik (lebih baik bagi mereka). Sebab, ketika titah (perang) itu ditetapkan (mereka tidak menyukainya), maka jika mereka benar (beriman) kepada Allah, nescaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” (TMQ Muhammad: 21)
—————-
Sepuluh perkara penting yang mesti diperhatikan sepanjang ,
- Sedikit bicara, sedikit bergurau, dan mengecilkan nada suara anda.
Mengapa? Kerana Nabi saw. bersabda,
فإذا كان يوم صوم أحدكم فلا يرفث ولا يصخب
“Pada saat salah seorang di antara kalian berpuasa, maka hendaknya tidak mengucapkan kata-kata keji (kotor) dan bising.”
- Jangan membalas kemarahan orang dalam hal apa pun. Cukup katakan, “Saya berpuasa.”
- Ramadhan bukan hanya dari fajar sampai maghrib. Tetapi Ramadhan itu selama 30 hari. Siang dan malam. Jika di siang hari puasa menjaga anggota tubuh dari berbagai perkara yang membatalkan puasa, maka malam hari adalah waktunya menjaga hati dari berbagai bentuk kemaksiatan.
- Semua orang mampu mengerjakan solat, puasa, dan tilawah. Akan tetapi, kebanyakan mereka tidak memahami dan tidak peduli terhadap tujuan sebenar dari ibadah ini, iaitu takwa. Maka, fokuslah mengubah perilaku kita. Fokuslah membersihkan hati kita. Fokuslah pada ibadah agar mempunyai impak (kesan) yang kuat dalam kehidupan dan muamalah kita.
Kalau kita biasa berbohong, maka hentikanlah kebiasaan itu. Kalau anda biasa melakukan ghibah, maka tahanlah lisan anda. Kalau anda biasa melakukan korupsi dan rasuah, maka bertaubatlah. Jika tidak, bila lagi kita akan bertaubat dan mengubah diri kita? Kalau bukan sekarang, bila lagi?
- Siapkan minimal 30 doa yang berbeza. Catatlah di mana pun. Setiap hari, ketika hendak berbuka, berdoalah dengan satu doa dari 30 doa yang telah disiapkan. Nabi saw. telah memberitahukan bahawa setiap kali waktu berbuka, akan ada doa yang mustajab. Maka jangan sia-siakan kesempatan emas ini.
- Buat rencana strategik, seperti memperbanyakkan zikir di bulan ini. Setiap hari, minima kita berzikir 10,000 kali, boleh dalam bentuk membaca tahmid, tasbih, dan takbir. Ini minima. Sebagaimana yang dikatakan oleh Ikrimah ra., “Abu Hurairah biasa bertasbih setiap hari dengan 12,000 tasbih. Beliau berkata, “Saya bertasbih sebanyak diyat” (al-Bidayah wa an-Nihayah, Juz XI/389).
- Jangan biarkan sehari berlalu tanpa sedekah, meskipun sedikit. Bahkan, dengan RM 1. Lihatlah, anda akan melihat bagaimana dermawannya Zat yang Maha Mulia, Allah Swt.. Bagaimana Dia memuliakanmu di dunia, sebelum di akhirat. Harta tidak akan berkurang kerana sedekah. Sebaliknya, Allah akan melipatgandakan berkali-kali lipat.
- Laksanakanlah solat Tarawih dengan seseorang yang bagus bacaannya. Itu akan mendorong dan memotivasi anda, serta meningkatkan kekuatan rohani (bukan fizikal) anda.
- Setiap hari pada bulan Ramadhan Allah akan membebaskan penghuni neraka, maka mintalah kepada Allah pada malam hari dari setiap hari, agar kita dibebaskan dari neraka. Jangan lupa, sebut nama saya bersamamu.
- Jadikan khataman bacaan tahun ini bukan sekadar khataman. Ambilah mushaf yang disertai tafsir Al-Quran. Baca makna setiap halamannya. Lihatlah dan rasakanlah. Tanyalah pada dirimu, apa niatmu? Apa tujuan Ramadhanmu tahun ini? Benarkah anda berniat mengerjakan puasa dengan puasa yang benar? Atau ia akan berlalu sebagaimana Ramadhan sebelumnya. Tanamkan niat dalam hatimu, laksanakan, ubah dirimu, dan berubahlah. Maka itu akan menjadi permulaan, setelah itu anda akan mendapatkan hasilnya yang luar biasa, atau sebaliknya, Ramadhan berlalu dan anda tidak mendapatkan apa-apa.
Inilah sepuluh planning yang penting.
Terakhir, puasa tidak hanya menghindari dari makan dan minum saja kerana Allah tidak memerlukan itu. Puasa itu laksana perisai, maka kesan (hasil) dari puasa sebagai perisai itu mestilah tampak agar kalian menjadi orang-orang yang bertakwa.
Semoga Allah Swt. catat bulan ini sebagai bulan pembebasan dan kemerdekaan dari api neraka. Semoga Allah Swt. menganugerahkan kita dengan syurga-Nya, dari pintu Ar-Rayyan.
Sumber: MNews/Nsy