[NAFSIYAH] Sedekah Sunnah
Dari Abi Hurairah, dia berkata, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda,
«مَنْ تَصَدَّقَ بِعَدْلِ تَمْرَةٍ مِنْ كَسْبٍ طَيِّبٍ وَلاَ يَقْبَلُ اللهُ إِلاَّ الطَّيِّبَ وَإِنَّ اللهَ يَتَقَبَّلُهَا بِيَمِينِهِ ثُمَّ يُرَبِّيهَا لِصَاحِبِهِ كَمَا يُرَبِّي أَحَدُكُمْ فَلُوَّهُ حَتَّى تَكُونَ مِثْلَ الْجَبَلِ»
“Barangsiapa bersedekah senilai satu kurma dari usaha yang baik (halal)—Allah tidak menerima kecuali yang baik—maka Allah akan menerima sedekahnya itu dengan tangan kanannya, kemudian mengembangkannya untuk orang yang bersedekah sebagaimana salah seorang dari kalian mengembangbiakkan anak kambingnya sehingga menjadi seperti gunung.” (Hadis Mutafaq ‘Alaih)
Juga dari Adiy bin Hatim, dia berkata, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda,
«مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ سَيُكَلِّمُهُ اللهُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَهُ تُرْجُمَانٌ فَيَنْظُرُ أَيْمَنَ مِنْهُ فَلاَ يَرَى إِلاَّ مَا قَدَّمَ وَيَنْظُرُ أَشْأَمَ مِنْهُ فَلاَ يَرَى إِلاَّ مَا قَدَّمَ وَيَنْظُرُ بَيْنَ يَدَيْهِ فَلاَ يَرَى إِلاَّ النَّارَ تِلْقَاءَ وَجْهِهِ فَاتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ»
“Tidaklah salah seorang di antara kalian kecuali akan diajak bicara Allah tanpa penterjemah. Kemudian dia melihat ke sebelah kanannya, maka dia tidak melihat kecuali apa yang telah dia lakukan di dunia. Dia pun melihat ke sebelah kirinya, maka dia tidak melihat kecuali apa yang telah dia lakukan di dunia. Dan dia melihat ke depannya, maka dia tidak melihat kecuali neraka di depan wajahnya, kerana itu jagalah diri kalian dari neraka meski dengan sebutir kurma.” (Hadis Mutafaq ‘Alaih)
Juga berdasarkan hadis dengan isnad yang sahih dari Jabir dan Abi Ya’la yang disahihkan oleh Hakim dan dipersetujui Adz-Dzahabi, sesungguhnya dia mendengar Rasulullah SAW bersabda kepada Kaab bin Ajrah,
«يَا كَعْبُ بْنَ عُجْرَةَ الصَّلاَةُ قُرْبَانٌ وَالصَّوْمُ جُنَّةٌ وَالصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ»
“Wahai Kaab bin Ajrah, solat adalah pendekatan kepada Allah, puasa adalah perisai dan sedekah akan menghapuskan kesalahan sebagaimana air memadamkan api….”
Sebaik-baik sedekah adalah sedekah yang tersembunyi. Dari Abi Hurairah tentang tujuh golongan yang akan dinaungi oleh naungan Allah. Rasulullah SAW menyebutkan di antara mereka adalah
«وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لاَ تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ»
“Seseorang yang bersedekah kemudian dia menyembunyikannya sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang telah diinfakkan oleh tangan kanan.” (Hadis Mutafaq ‘Alaih)
Sedekah kepada kaum kerabat juga termasuk sedekah yang utama. Dari Zainab ats-Tsaqafiyyah, dia berkata, Rasul SAW bersabda,
«لَهُمَا أَجْرَانِ أَجْرُ الْقَرَابَةِ وَأَجْرُ الصَّدَقَةِ»
“Kedua orang itu (orang yang bersedekah kepada kerabat) akan mendapatkan dua pahala iaitu pahala kekerabatan dan pahala sedekah.” (Hadis Mutafaq ‘Alaih)
Sumber: Pilar-pilar Pengokoh Nafsiyah Islamiyah
#Nafsiyah #sedekah