[GLOBAL] Wahai tentera Muslim, Jika Bukan Kalian, Siapa Lagi yang Akan Membela Rafah, Jenin, dan Seluruh Palestin?
Tulisan dari Tanah yang Diberkati, Palestin
Penterjemah: Suci Gizela Pertiwi
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, yang telah mewajibkan perang atas kita dan menjadikannya sarana untuk menundukkan kaum kafir dan kaum pembangkang, juga sebagai sebuah sumber kehormatan bagi kaum muslim dan mukmin.
Firman-Nya dalam surah At-Taubah ayat 41, “Perangilah mereka, nescaya Allah akan menyeksa mereka dengan (perantaraan) tanganmu dan Dia akan menghina mereka dan menolongmu (dengan kemenangan) atas mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman.”
Selawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah (saw.), pembawa risalah, sang imam para mujahidin; serta atas keluarga dan para Sahabat, juga orang-orang yang mengikutinya.
—
Wahai kaum muslim. Wahai umat Islam. Perang di Gaza sudah mendekati bulan kelapan dan kami tidak melihat satu pun umat Islam mengambil tindakan! Ini adalah perang yang tidak adil dan penuh dosa, penuh pembunuhan dan kehancuran, kelaparan, dan pengepungan.
Kalian, wahai umat jihad, umat terbaik yang dihadirkan untuk umat manusia. Kalian mengutuk dalam hati dan berdoa untuk kami dengan lidah-lidah kalian. Akan tetapi, bilakah kalian akan menggulingkan penguasa yang berkhianat? Bilakah kalian akan mengerahkan pasukan kalian untuk membela tanah yang diberkahi serta rakyatnya?
Wahai kaum muslim. Seruan ini semestinya cukup untuk memotivasi tentera muslim, mendorong para panglima dan pasukan tenteranya untuk bangkit, bertindak, dan menghancurkan tentera Mongol di Tanah Suci Palestin untuk menghentikan serangan terhadap umat Islam yang tinggal beserta kota-kota mereka.
Kami, wahai umat Islam, dari Tanah yang Suci ini, menyeru kepada tentera kalian di Mesir, Jordan, Turki, Pakistan, dan semua negeri muslim. Kami menyeru kalian dengan seribu seruan “wahai muslimin”. Kami menyeru kalian bahawa Rafah, Gaza, Jenin, dan Masjidil Aqsa menyerukan bantuan kalian dan tentera kalian. Mahukah kalian menyahut? Mahukah kalian menjawab seruan ini?
Wahai tentera umat, apakah kami tidak berhak mendapat pembelaan kalian? Tidakkah kalian membaca firman-Nya, “… (Tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan ….”
Lantas, mengapa kalian tidak bertindak sebagai menyahut atas seruan Allah untuk membela saudara-saudara kalian yang tertindas, serta untuk membebaskan Masjidil Aqsa, Masra, tujuan dari perjalanan malam (Israk) Nabi kalian?
—
Wahai tentera hebat dari Mesir ‘Negeri Kinanah’. Wahai khazanah umat dan Kinanah Islam, yakni para perwira tentera Mesir yang berdedikasi. Jika darah, tubuh yang terpotong-potong, rumah-rumah yang hancur, serta para lelaki dan wanita yang terbunuh belum juga menggugah (hati) kalian, semoga seruan kami hari ini menggugah kalian untuk mengambil tindakan. Kalian adalah bahagian dari kami, dan kami adalah bahagian dari kalian. Kami tidak akan berputus asa dengan kebaikan yang ada di dalam hati kalian.
Wahai tentera Mesir, jika bukan kalian, siapa yang akan membela Rafah, Jenin, dan seluruh Palestin? Kalian mampu—jika kalian ikhlas kepada Allah—untuk mendisiplinkan orang-orang yang mendatangkan murka-Nya, membanteras mereka, serta mampu memerdekakan seluruh Palestin dalam sehari atau dua hari.
Bagaimana tidak? Kalian adalah tentera perkasa. Prajurit kalian adalah yang terbaik di muka bumi. Gulingkanlah rejim penjenayah As-Sisi yang bersekongkol melawan Islam dan kaum muslim, serta menghalangi kalian menjalankan tugas kalian. Gulingkanlah dia dan bersatulah untuk menegakkan din Islam, membebaskan Al-Aqsa, dan membela kaum yang tertindas.
Firman-Nya, “Oleh kerana itu, hendaklah orang-orang yang menjual kehidupan dunia untuk (kehidupan) akhirat, berperang di jalan Allah. Dan barang siapa berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan, maka akan Kami berikan pahala yang besar kepadanya.” (TMQ An-Nisa: 74).
—
Adapun kalian, wahai tentera Jordan, wahai orang-orang mulia di negeri perkumpulan dan tabah. Bagaimana pertanggungjawaban kalian atas apa yang terjadi di Rafah, Gaza, dan Al-Aqsa? Tidakkah hati kalian berkobar dengan keinginan untuk menafkahi anak-anak dan para wanita, serta rindu untuk solat di Masjidil Aqsa?
Ataukah kalian takut kepada orang-orang yang Allah tetapkan kehinaan dan kesengsaraan, meskipun kalian telah menyaksikan ketangguhan para pejuang menghadapi mereka dengan senjata-senjata ringan?
Tidakkah ketabahan dan keberanian para mujahidin menginspirasi kalian untuk bergabung dengan mereka dalam jihad di jalan Allah sehingga Allah akan memuliakan kalian dengan kemenangan-Nya dan memberi kalian keistimewaan untuk membebaskan Tanah Suci melalui tangan kalian?
Hancurkanlah singgahsana yang membelenggu kalian. Gulingkanlah penguasa yang menghalangi kalian dalam menunaikan kewajipan Allah atas kalian. Majulah dengan nama Allah dan berkah-Nya demi menegakkan din Islam dan membela kaum yang tertindas.
Firman-Nya, “Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, nescaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (TMQ Muhammad: 7).
—
Seruan yang sama buat Turki dan Pakistan.
Dari sini, dari Tanah yang Diberkati, dari bumi Palestin yang terluka, kami mengirimkan pesan untuk rakyat Turki dan tentera mereka yang hebat. Juga untuk rakyat Pakistan dan tentera mereka yang dahsyat.
Ketahuilah, bahawasanya tanggungjawab kalian luar biasa berat. Tempat kalian di hati umat Islam sangat besar. Kalian adalah orang-orang yang berperang dan bertempur. Jumlah dan pelengkapan kalian sangat banyak. Kalian tidak kekurangan tentera mahupun persenjataan. Yang kalian perlukan adalah kepemimpinan politik yang ikhlas dan sedar, yang dengannya kalian dapat menegakkan Khilafah Rasyidah (yang mendapat petunjuk) berdasarkan metode kenabian. Kemudian, dengan nama Allah dan mengikuti jejak para Sahabat Rasulullah (saw.), kalian akan maju untuk membebaskan Masra Rasulullah (saw.) dan menyebarkan Islam ke seluruh dunia.
—
Wahai kaum muslim di mana kalian pun berada. Rasulullah (saw.) bersabda, “Sesama muslim adalah saudara. Tidak boleh saling menzalimi, mencemuh, atau merendahkan.” (Sahih Muslim).
Jadi, jangan biarkan keadaan kalian sama sebagaimana orang-orang yang berdiam diri menghadapi penguasanya yang zalim, meninggalkan Gaza dan Rafah hingga nasibnya ditentukan sesuai kemahuan musuh-musuh Islam. Jangan sampai keadaan kalian seperti orang-orang yang menyesal berkata, “Aku merasakan segala apa yang Gaza dan Rafah rasakan.” Kalau begitu, lantas apa yang dapat menghalangi jatuhnya kota-kota umat Islam yang ada ini ke tangan musuh-musuh umat?
—
Adapun bagi kalian, wahai penduduk Gaza. Semoga Allah memuliakan kalian di dunia ini dengan kemenangan melalui tangan saudara-saudara muslim kalian yang kuat dan soleh, di akhirat, syurga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.
Firman-Nya, “Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah seruan Allah dan Rasul apabila dia (Muhammad) menyerumu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu. Dan ketahuilah bahawa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya, dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.” (TMQ Al-Anfal: 24).
Ya Allah, sampaikanlah kebaikan ini dari kami dan ringankanlah hati kaum muslim dengannya. Berikanlah kami dukungan-Mu dan jadikan kami sebagai pemenang. Alhamdulillahirabbil ‘aalamin.
#freepalestine #FreePalestineWithJihadAndKhilafah #ArmiesToAqsa #ArmiesToPalestine