[HADIS] BERSEGERA TAAT
Oleh: Al-Faqir Arief B. Iskandar
Salah satu tuntutan di dalam Islam atas setiap muslim adalah bersegera dalam melakukan ketaatan. Tidak menunda-nunda. Bersegera dalam meninggalkan dosa dan kemaksiatan. Tidak menangguh-nangguh menunggu saat bersedia.
Di dalam al-Quran, salah satu yang Allah SWT perintahkan kepada kita adalah bersegara untuk meraih ampunan dan syurga-Nya. Allah SWT berfirman:
وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
“Bersegaralah kalian menuju ampunan Tuhan kalian dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi kaum yang bertakwa.” (TMQ Ali Imran [3]: 133).
Dalam salah satu hadisnya, Rasulullah SAW juga memerintahkan kita untuk segera berbuat kebajikan. Tidak menunda-nunda. Apatah lagi setelah kita melakukan dosa. Muadz bin Jabal RA menuturkan baahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
اتَّقِ اللَّهِ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعْ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
“Bertakwalah kamu kepada Allah di mana saja kamu berada dan gantilah dengan segera suatu perbuatan dosa dengan kebaikan, pasti akan menghapuskan dosa itu, dan bergaullah sesama manusia dengan akhlak yang baik.” (HR at-Tirmidzi).
Hadis ini selari dengan firman Allah SWT:
إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ
“Sungguh segala amal kebajikan menghapus segala perbuatan dosa.” (TMQ Hud [11]: 114).
Semoga kita diberi kemampuan oleh Allah SWT untuk selalu bersegera dalam menjalankan ketaatan, juga bersegera dalam meninggalkan dosa dan kemaksiatan. Tidak menunda-nunda melakukannya.
Wa maa tawfiiqii illaa bilLaah.